Warning: Undefined array key 1 in /home/eafloqav/public_html/wp-content/plugins/visitors-online/visitors-online.php on line 505

Warning: Undefined array key 2 in /home/eafloqav/public_html/wp-content/plugins/visitors-online/visitors-online.php on line 505
KANTOR BAHASA PROVINSI BANTEN PERKUAT SINERGISITAS PELINDUNGAN BAHASA DAERAH DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK

Pada Kamis, 18 Januari, Kantor Bahasa Provinsi Banten mengadakan pertemuan koordinasi terkait Revitalisasi Bahasa Daerah di Kantor Bupati Lebak. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kebijakan, termasuk PJ Bupati Lebak, Iwan Kurniawan. Turut hadir mendampingi, Kepala Dinas Pendidikan, Hari Setiono, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Robert Chandra, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan, Badan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah, Paryono.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten, Asep Juanda, menyampaikan paparan mengenai program Revitalisasi Bahasa Daerah sebagai salah satu program prioritas Badan Bahasa. Ia menekankan urgensi pelaksanaan program ini sebagai langkah konkret dalam upaya pelindungan bahasa dan sastra daerah yang semakin terancam. 

“Keberlangsungan bahasa daerah telah menjadi salah satu isu global yang diperhatikan oleh pemerintah, termasuk di lingkup internasional. Program revitalisasi menjadi sebuah langkah strategis untuk melindungi bahasa dan sastra daerah dari ancaman kepunahan,” ujarnya.

Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa program tersebut melibatkan kerja sama erat dengan pemerintah daerah, tenaga pendidik, hingga komunitas dan masyarakat tutur.

Ia berharap pelaksanaan revitalisasi mencakup penyusunan regulasi, pelatihan guru, dan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, terutama jenjang pendidikan SD dan SMP di Provinsi Banten dan DKI Jakarta dapat diperkuat dengan dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak. 

Menyambut hal itu, PJ Bupati Lebak menyatakan komitmen penuh dalam mendukung program ini. Kepala Dinas Pendidikan, Heri, juga menegaskan bahwa pihaknya akan memfasilitasi pengiriman peserta pelatihan dan Festival Tunas Bahasa Ibu, serta meluncurkan Kamus Bahasa Daerah Sunda Lebak tahun ini sebagai upaya dalam memperkuat pengajaran bahasa daerah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak juga turut berkontribusi dengan menyediakan bahan bacaan berbahasa Sunda yang mendukung pengimbasan pengajaran bahasa daerah di wilayah Lebak.

Antusiasme dan dukungan dari seluruh instansi terkait menciptakan kerangka kerja yang kokoh untuk melaksanakan program Revitalisasi Bahasa Daerah dengan sukses. Langkah-langkah konkret ini diharapkan dapat menghidupkan kembali dan memperkaya bahasa daerah di Provinsi Banten.

Selain melaksanakan koordinasi dengan pemerintah daerah, Kantor Bahasa Provinsi Banten juga berkoordinasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Sunda dan Komunitas Bahada dan Sastra di Kabupaten Lebak dalam rangka sosialisasi program Revitalisasi Bahasa Daerah.