Warning: Undefined array key 1 in /home/eafloqav/public_html/wp-content/plugins/visitors-online/visitors-online.php on line 505

Warning: Undefined array key 2 in /home/eafloqav/public_html/wp-content/plugins/visitors-online/visitors-online.php on line 505
KOORDINASI ANTARINSTANSI DALAM RANGKA IMPLEMENTASI PELINDUNGAN BAHASA DAERAH

Revitalisasi Bahasa Daerah tahun 2024 menjadi kegiatan besar yang melibatkan pemerintah daerah, praktisi bahasa daerah, akademisi, pendidik, dan peserta didik  di Provinsi Banten. Salah satu rangkaian RBD 2024 mulai dilakukan pada 16 Januari 2024 di Kantor Bupati Tangerang.  Kegiatan audiensi dihadiri oleh Pj Bupati Tangerang, Dr. Andi Ony, P. M.Si., Kepala Bappeda H.Ujang Sudiartono, S.T., M.T., Kepala Dinas Pendidikan diwakili oleh Kepala Bidang Guru dan Ketenagapendidikan,  Drs. Chaeril Apriliana, M.M.,  Kadis Perpustakaan diwakili oleh Kabid Layanan Devi Fibriyanti Has, dan dua pustakawan Kabupaten Tangerang.

Nur Seha, Widyabasa Ahli Muda dari Kantor Bahasa Provinsi Banten menyampaikan tujuan dan poin-poin audiensi. “Selama tiga puluh tahun terakhir, bahasa daerah terus mengalami kemunduran. Bahkan sudah ada 200 bahasa daerah yang punah di seluruh dunia. Jika terus dibiarkan, tentunya kepunahan bahasa daerah itu akan semakin cepat. Hal itu, mengingat generasi muda saat ini sangat jarang menggunakan bahasa daerah,’’tutur Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten, Asep Juanda dalam paparannya. Kepala Kantor juga menyampaikan linimasa kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah 2024 dan bentuk kerja sama antara Kantor Bahasa Provinsi Banten dengan pemerintah daerah di Provinsi Banten. Pada forum tersebut, Asep Juanda berharap Andi Ony Prihartono selaku Pj Bupati Tangerang dapat mendiskusikan keikutsertaan Kabupeten Tangerang dalam Revitalisasi Bahasa Daerah sebagai wujud pelaksanaan pelindungan bahasa daerah.

“Selaku Pj Bupati Tangerang, saya menyambut baik dan sangat mengapresasi rencana kegiatan revitalisasi bahasa daerah ini. Kegiatan ini sangat perlu dilakukan, melihat kondisi semakin menurunnya penutur bahasa daerah, khsususnya anak-anak’’ ujar Andi Ony dalam sambutannya. Beliau mengatakan, meskipun saat ini tidak ada muatan lokal  bahasa daerah dalam kurikulum pembelajaran di Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang siap mengikuti dan berpartisipasi dalam kegiatan revitalisasi bahasa daerah. ‘’Saya ingin kekayaan bahasa dan budaya yang ada di Kabupaten Tangerang juga dikenal oleh masyarakat luas’’ tuturnya. Beliau juga menginstruksikan kepada Kepala Bapedda, Dinas Pendidikan, dan Dinas Perpustakaan agar bekerja sama dan segera membentuk tim khusus revitalisasi bahasa daerah Kabupaten Tangerang. Tim ini nantinya akan berkoordinasi dengan Kantor Bahasa Provinsi Banten dalam menyusun metode dan langkah-langkah pelaksanaan kegiatan.

Kepala Bapedda, Ujang Sudiartono mengatakan bahwa selama ini sudah ada anggaran terkait dengan pelatihan guru dan lomba yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan revitalisasi. “Saya pikir, terkait penganggaran kegiatan RBD dapat kita sesuaikan dengan program yang telah berjalan selama ini, baik dari Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan’’ ujar Beliau. Chaeril Aprialiana, Kabid GTK juga menyatakan kesiapan Dinas Pendidikan dalam menyukseskan kegiatan RBD dengan menyiapkan SDM yang akan terlibat, sedangkan tim dari Dinas Perpustakaan akan menyesuaikan dengan kegiatan yang telah berjalan rutin selama ini. Kabid Layanan menyatakan bahwa selama ini, Dinas Perpustakaan telah rutin melaksanakan kegiatan kebahasaan dan kesastraan seperti lomba bertutur dan seleksi menulis cerita rakyat dalam bahasa Indonesia. “Saya pikir, kegiatan yang sudah biasa kami lakukan perlu dialihbahasakan ke dalam bahasa daerah. Kami juga perlu menyesuaikan kegiatan tahun 2024 ini dengan linimasa RBD yang akan diadakan Kantor Bahasa Provisni Banten,’’ ujarnya. Kegiatan audiensi diakhiri dengan foto bersama di ruang rapat Pj Bupati Kabupaten Tangerang.